Budidaya Lele Pokdakan: Tumbuh Menjadi Usaha Bersama
POKDAKAN LELE SEPANDE
Di tengah kehidupan masyarakat Desa Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, terdapat sebuah usaha yang tumbuh dari aktivitas sederhana: budidaya ikan lele. POKDAKAN Mekar Asri merupakan kelompok pembudidaya ikan yang dikelola oleh masyarakat setempat dengan Bapak Arief Roesdijanto sebagai salah satu pengelolanya. Berada di lingkungan permukiman, kegiatan budidaya lele menjadi salah satu potensi ekonomi yang terus dikembangkan oleh masyarakat.
Bagi Mekar Asri, kolam bukan hanya tempat memelihara ikan. Di dalamnya terdapat proses, pengetahuan, dan kerja keras yang dilakukan secara rutin untuk menghasilkan lele yang berkualitas sekaligus menjaga keberlangsungan usaha. Usaha ini telah menghasilkan lele dengan kualitas yang baik dan mendapatkan pembinaan secara berkala dari Dinas Perikanan. Monitoring dilakukan sekitar satu hingga dua bulan sekali sebagai bentuk pendampingan terhadap kegiatan budidaya.
Salah satu hal yang menjadi kekuatan Mekar Asri adalah kemampuan kelompok dalam memproduksi pakan ikan secara mandiri. Kemampuan tersebut membantu menekan biaya operasional sekaligus memberikan keleluasaan bagi kelompok dalam mengelola kebutuhan pakan untuk kegiatan budidaya.Pokdakan Mekar Asri merupakan kelompok pembudidaya ikan yang beranggotakan masyarakat, khususnya bapak-bapak di lingkungan Perumahan Sidokare Asri, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Kelompok ini sebagian besar terdiri dari bapak-bapak yang telah purna tugas dan memilih untuk tetap aktif serta produktif melalui kegiatan budidaya ikan lele. Pokdakan Mekar Asri mulai berdiri pada Januari 2025. Berawal dari kegiatan sederhana dengan memanfaatkan 3 kolam budidaya, kelompok ini memulai budidaya dengan menebarkan sekitar 7.000 bibit ikan lele.
Setelah memperoleh hasil dari budidaya dan penjualan ikan, hasil tersebut kemudian dimanfaatkan kembali untuk mengembangkan usaha. Kolam yang awalnya berjumlah 3 kemudian terus dikembangkan hingga saat ini mencapai 7 kolam budidaya ikan lele. Perkembangan tersebut menjadi bukti semangat kelompok untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kegiatan budidaya secara bersama-sama.
BAGAIMANA LELE DIBUDIDAYAKAN?
Menjaga pertumbuhan dari dalam kolam
Budidaya lele membutuhkan perhatian yang konsisten. Ikan yang berada di dalam kolam perlu dipelihara dan diperhatikan agar dapat tumbuh dengan baik hingga siap dipasarkan.Di Pokdakan, kegiatan budidaya menjadi aktivitas yang dilakukan secara rutin. Salah satu bagian pentingnya adalah pemberian pakan, yang didukung dengan kemampuan kelompok untuk memproduksi pakan secara mandiri.
Kemandirian dalam penyediaan pakan menjadi salah satu keunggulan usaha karena dapat membantu mengurangi biaya operasional budidaya. Selain pakan, kondisi lingkungan kolam juga menjadi perhatian. Karena lokasi budidaya berada di kawasan permukiman, pengelolaan kolam perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan lingkungan sekitar.
Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah bau kolam yang terkadang dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Kondisi tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan tantangan yang perlu terus dicarikan solusinya agar kegiatan budidaya dapat berjalan selaras dengan lingkungan tempat usaha berada. Dengan proses pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan pembinaan dari Dinas Perikanan, Mekar Asri terus berupaya menjaga kualitas hasil budidayanya.
MENGAPA MEMILIH LELE?
Ikan lele dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki masa pemeliharaan yang relatif singkat dan dapat dipanen dalam waktu sekitar 2,5 bulan.
Dengan masa budidaya yang relatif cepat, ikan lele dapat segera dipasarkan setelah mencapai ukuran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Saat panen, ukuran ikan yang dihasilkan kurang lebih mencapai 1 kilogram berisi 10–11 ekor, atau sekitar ukuran konsumsi yang banyak diminati pasar.
Pemilihan ikan lele juga menjadi bagian dari strategi kelompok untuk menjalankan kegiatan usaha yang dapat dikelola secara efektif sekaligus memiliki potensi pengembangan yang berkelanjutan.
PROSES BUDIDAYA
01. Persiapan Kolam
Kolam dipersiapkan sebelum digunakan untuk kegiatan budidaya.
02. Penebaran Bibit
Bibit ikan lele ditebar ke dalam kolam dengan jumlah yang disesuaikan dengan kapasitas budidaya.
03. Pemberian Pakan
Ikan diberikan pakan secara rutin untuk menunjang pertumbuhan selama masa pemeliharaan.
04. Pemeliharaan
Kondisi ikan dan kolam diperhatikan secara berkala hingga ikan mencapai ukuran yang sesuai.
05. Panen
Setelah kurang lebih 2,5 bulan, ikan lele dapat dipanen dan dipasarkan.
06. Pengembangan
Sebagian hasil usaha dimanfaatkan kembali untuk mendukung pengembangan budidaya dan peningkatan kapasitas kelompok.
DARI KOLAM MENUJU KONSUMEN
Memperluas cerita melalui pemasaran digital
VISI
Menjadi kelompok pembudidaya ikan yang mandiri, produktif, inovatif, dan berkelanjutan melalui pengembangan budidaya lele berbasis kebersamaan masyarakat.
MISI
1. Mengembangkan budidaya ikan lele yang produktif dan berkelanjutan.
2. Menjaga kualitas ikan hasil budidaya agar sesuai dengan kebutuhan pasar.
3. Meningkatkan efisiensi biaya produksi melalui inovasi pakan mandiri.
4. Mengembangkan kapasitas dan keterampilan anggota kelompok.
5. Memanfaatkan hasil usaha untuk pengembangan budidaya secara berkelanjutan.
6. Memperluas pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya.
7. Membangun kegiatan produktif dan bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan Perumahan Sidokare Asri.
Ingin mengetahui lebih lanjut?
POKDAKAN MEKAR ASRI
Desa Wisata 1000 UMKM Sepande
#PokdakanMekarAsri #LeleSepande #BudidayaLele #UMKMSepande #1000UMKMSepande #DesaWisataSepande #PotensiDesa #UMKMSidoarjo #PerikananLokal #ProdukLokal


.png)
.png)

Komentar
Posting Komentar