LONTONG BU DILA : Menjaga Tradisi Sejak 1998
LONTONG BU DILA Menjadi Bagian dari Kuliner Lokal Di Desa Sepande, sebuah usaha rumahan telah mempertahankan produksinya selama lebih dari dua dekade. Lontong Bu Dila mulai dirintis pada tahun 1998 dan hingga kini tetap aktif memproduksi lontong setiap hari. Selama perjalanan tersebut, usaha ini tumbuh bersama kebutuhan masyarakat. Dari pemasaran melalui pasar tradisional dan rekomendasi pelanggan, Lontong Bu Dila kemudian menjadi bagian dari kebutuhan berbagai usaha kuliner di sekitarnya, termasuk pedagang bakso, sate, serta pesanan catering. Produksi dilakukan setiap hari dengan kebutuhan sekitar 12 kilogram beras untuk menghasilkan kurang lebih 300 buah lontong . Prosesnya membutuhkan waktu dan ketelitian, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga perebusan selama beberapa jam untuk memperoleh lontong dengan tekstur yang sesuai. Konsistensi produksi menjadi bagian penting dari usaha yang telah berjalan sejak 1999 ini. Setiap lontong dipersiapkan untuk memenuh...